Memahami Permasalahan: Contoh Berita Acara Rembuk Stunting Yang Menyeluruh

Memahami Permasalahan Stunting: Contoh Berita Acara Rembuk Stunting yang Menyeluruh

Pendahuluan

Stunting, kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah telah menginisiasi program rembuk stunting sebagai wadah koordinasi dan sinkronisasi upaya penanggulangan stunting. Berita acara rembuk stunting merupakan dokumen penting yang merekam hasil pembahasan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam kegiatan tersebut.

Struktur Berita Acara Rembuk Stunting

Berita acara rembuk stunting umumnya memiliki struktur sebagai berikut:

  • Kop Surat: Mencantumkan nama dan logo instansi penyelenggara rembuk stunting.
  • Judul: "Berita Acara Rembuk Stunting".
  • Pembukaan: Menyatakan tanggal, waktu, dan tempat penyelenggaraan rembuk stunting.
  • Peserta: Mencantumkan nama dan jabatan peserta yang hadir.
  • Agenda: Mencantumkan agenda yang dibahas dalam rembuk stunting.
  • Hasil Pembahasan: Merangkum hasil pembahasan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam rembuk stunting.
  • Penutup: Menyatakan bahwa berita acara telah dibuat dan ditandatangani oleh peserta yang hadir.

Contoh Berita Acara Rembuk Stunting

Berikut ini adalah contoh berita acara rembuk stunting yang menyeluruh:

Berita Acara Rembuk Stunting

Kop Surat: Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

Tanggal: 10 Maret 2023
Waktu: 09.00 – 12.00 WIB
Tempat: Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

Peserta:

  1. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
  2. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat
  3. Kepala Puskesmas se-Kabupaten/Kota
  4. Perwakilan Bappeda
  5. Perwakilan TP PKK
  6. Perwakilan Organisasi Masyarakat

Agenda:

  1. Pembukaan
  2. Paparan Data dan Situasi Stunting
  3. Identifikasi Faktor Penyebab Stunting
  4. Rekomendasi Penanggulangan Stunting
  5. Penutup

Hasil Pembahasan:

1. Paparan Data dan Situasi Stunting

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Kabupaten/Kota mencapai 25%. Angka ini lebih tinggi dari target nasional sebesar 14%.

2. Identifikasi Faktor Penyebab Stunting

Hasil pembahasan mengidentifikasi beberapa faktor penyebab stunting, antara lain:

  • Kurangnya asupan gizi pada ibu hamil dan menyusui
  • Praktik pemberian makan bayi dan anak yang tidak sesuai
  • Sanitasi dan higiene lingkungan yang buruk
  • Kemiskinan dan rendahnya akses terhadap layanan kesehatan

3. Rekomendasi Penanggulangan Stunting

Untuk mengatasi permasalahan stunting, rembuk stunting merekomendasikan beberapa langkah strategis, antara lain:

  • Meningkatkan edukasi dan promosi gizi kepada masyarakat
  • Memperbaiki praktik pemberian makan bayi dan anak
  • Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan dan sanitasi
  • Memberikan bantuan sosial kepada keluarga miskin
  • Melakukan pemantauan dan evaluasi program penanggulangan stunting secara berkala

Penutup

Berita acara ini dibuat dan ditandatangani oleh peserta yang hadir sebagai bukti hasil pembahasan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam rembuk stunting.

Tanda Tangan Peserta:

  1. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
  2. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat
  3. Kepala Puskesmas se-Kabupaten/Kota
  4. Perwakilan Bappeda
  5. Perwakilan TP PKK
  6. Perwakilan Organisasi Masyarakat

Diagram Rekomendasi Penanggulangan Stunting

No.Rekomendasi
1Meningkatkan edukasi dan promosi gizi kepada masyarakat
2Memperbaiki praktik pemberian makan bayi dan anak
3Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan dan sanitasi
4Memberikan bantuan sosial kepada keluarga miskin
5Melakukan pemantauan dan evaluasi program penanggulangan stunting secara berkala

Posting Komentar untuk "Memahami Permasalahan: Contoh Berita Acara Rembuk Stunting Yang Menyeluruh"