
Standar TDS Air Minum Menurut Depkes: Pentingnya Kualitas Air untuk Kesehatan
Pendahuluan
Air merupakan komponen penting bagi kehidupan manusia. Kualitas air yang dikonsumsi sangat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan kita. Standar Total Dissolved Solids (TDS) dalam air minum menjadi salah satu parameter penting yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Depkes) untuk memastikan kualitas air yang layak dikonsumsi.
Apa itu TDS?
Total Dissolved Solids (TDS) mengacu pada jumlah zat padat terlarut yang terdapat dalam air. Zat padat ini dapat berupa mineral, garam, logam, atau bahan organik. TDS diukur dalam satuan miligram per liter (mg/L).
Standar TDS Air Minum Menurut Depkes
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja, batas maksimum TDS yang diperbolehkan dalam air minum adalah 500 mg/L. Standar ini ditetapkan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari potensi risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh konsumsi air dengan TDS tinggi.
Pentingnya Kualitas Air untuk Kesehatan
Kualitas air yang dikonsumsi sangat memengaruhi kesehatan manusia. Air dengan TDS tinggi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, di antaranya:
- Masalah pencernaan: Konsumsi air dengan TDS tinggi dapat menyebabkan diare, mual, dan muntah.
- Penyakit ginjal: TDS yang tinggi dapat membebani ginjal dan menyebabkan kerusakan ginjal dalam jangka panjang.
- Penyakit kardiovaskular: Air dengan TDS tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
- Kerusakan gigi: TDS yang tinggi dapat mengikis email gigi dan menyebabkan kerusakan gigi.
Cara Mengukur TDS Air
TDS air dapat diukur menggunakan alat pengukur TDS yang tersedia secara luas di pasaran. Alat ini bekerja dengan cara mengukur konduktivitas listrik air. Semakin tinggi TDS, semakin tinggi pula konduktivitas listriknya.
Cara Menurunkan TDS Air
Jika TDS air melebihi batas yang ditetapkan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkannya, antara lain:
- Filtrasi: Menggunakan filter air, seperti filter karbon aktif atau reverse osmosis, dapat menghilangkan TDS dari air.
- Destilasi: Proses destilasi melibatkan penguapan air dan kemudian mengembunkannya kembali, sehingga menghasilkan air dengan TDS yang sangat rendah.
- Ion exchange: Proses ini menggunakan resin penukar ion untuk menghilangkan TDS dari air.
Kesimpulan
Standar TDS air minum yang ditetapkan oleh Depkes sangat penting untuk memastikan kualitas air yang layak dikonsumsi. Konsumsi air dengan TDS tinggi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk mengukur TDS air secara berkala dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menurunkannya jika melebihi batas yang ditetapkan. Dengan menjaga kualitas air yang dikonsumsi, kita dapat melindungi kesehatan dan kesejahteraan kita.
Tabel Harga Alat Pengukur TDS
| Jenis Alat | Harga |
|---|---|
| TDS Meter Digital | Rp 50.000 – Rp 200.000 |
| TDS Meter Portabel | Rp 100.000 – Rp 500.000 |
| TDS Meter dengan Filter | Rp 200.000 – Rp 1.000.000 |
Posting Komentar untuk "Standar TDS Air Minum Menurut Depkes: Pentingnya Kualitas Air Untuk Kesehatan"